Keluarga besar SMAN 1 Seyegan menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman Mas Jadmiko, siswa kelas X E.9/KKO (Kelas Khusus Olahraga). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan moral dan material setelah musibah kebakaran hebat yang melanda rumah keluarga Jadmiko di Dusun Kasuran, Seyegan, pada Kamis (4/6/2026) lalu. Peristiwa kebakaran tersebut sempat viral di media sosial dan memantik simpati luas dari masyarakat.
Rombongan dari pihak sekolah yang terdiri dari perwakilan guru, karyawan, dan sesama siswa datang langsung ke lokasi untuk menemui keluarga korban. Kehadiran mereka disambut hangat namun penuh haru oleh pihak keluarga, termasuk Bapak Agus Yani selaku perwakilan keluarga korban.
Penyampaian Dukungan dan Bantuan
Selain memberikan penguatan moril agar keluarga tetap tabah menghadapi cobaan, SMAN 1 Seyegan juga menyerahkan donasi dan bantuan logistik. Bantuan tersebut dihimpun secara spontan dari sumbangan sukarela para guru, karyawan, serta seluruh siswa SMAN 1 Seyegan sebagai wujud solidaritas sesama warga sekolah.
Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan langsung kepada Bapak Agus Yani. Pihak sekolah berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban dan membantu proses pemulihan pasca-bencana yang menimpa keluarga Mas Jadmiko.
“Kami merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu anak didik kami, Mas Jadmiko. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa ia dan keluarganya tidak sendirian. SMAN 1 Seyegan adalah sebuah keluarga, dan sudah kewajiban kami untuk saling menguatkan di masa-masa sulit seperti ini,” ujar perwakilan pihak sekolah di sela-sela kunjungan.
Apresiasi dari Pihak Keluarga
Sementara itu, Bapak Agus Yani yang mewakili keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kepedulian dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh SMAN 1 Seyegan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan, doa, dan bantuan yang diberikan oleh bapak/ibu guru serta teman-teman Mas Jadmiko dari SMAN 1 Seyegan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk menata kembali kondisi pasca-kebakaran ini. Semoga kebaikan seluruh keluarga besar sekolah mendapat balasan yang melimpah,” tutur Bapak Agus Yani dengan nada bergetar.
Meski tengah dirundung musibah, semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan oleh lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi pemantik bagi Mas Jadmiko untuk tetap semangat dalam melanjutkan studinya di Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMAN 1 Seyegan.
