PPDB (PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU) 2021/2022

Unduh Pergub    Unduh Juknis  Lihat Info PPDB DIY >>

PERSYARATAN CALON PESERTA DIDIK

  1. Memiliki ijazah/STTB SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat;
  2. Berusia setinggi-tingginya 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan yang dibuktikan dengan akta kelahiran/surat keterangan lahir;
  3. Memiliki nilai Rapor jenjang SMP/MTs atau sederajat 5 (lima) semester;

KETENTUAN PPDB ONLINE

A. JALUR ZONASI

  1. Kuota jalur zonasi sebesar 55% (lima puluh lima persen).
  2. Penerimaan calon peserta didik Jalur Zonasi untuk SMAN diatur berdasarkan Zonasi yang terbagi dalam Zona 1 (satu), Zona 2 (dua)/zona terdekat, Zona 3 (tiga), dan Zona 4 (empat) sebagaimana dalam Lampiran 1
    Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2021.
  3. Penerimaan calon peserta didik Jalur Zonasi untuk SMKN diatur berdasarkan Zonasi yang terbagi dalam Zona 1 (satu) dan Zona 2 (dua) sebagaimana dalam Lampiran 2 Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2021.
  4. Penentuan Zonasi didasarkan pada wilayah administrasi kelurahan/desa dengan mempertimbangkan populasi lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat.
  5. Domisili calon peserta didik sesuai Zonasi ditentukan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) orangtua/wali.
  6. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum pendaftaran PPDB.
  7. Pilihan peminatan/kompetensi keahlian maksimal 3 (tiga) pilihan dalam sekolah yang sama dan/atau sekolah yang berbeda.
  8. Pilihan peminatan/kompetensi keahlian hanya diperbolehkan hanya dalam 1 (satu) jenis SMAN atau SMKN.
  9. Pilihan kompetensi keahlian untuk SMKN dilakukan pada awal pendaftaran PPDB.
  10. Pilihan sekolah dapat dalam 1 (satu) Zonasi dan/atau Zonasi yang berbeda.
  11. Khusus bagi calon peserta didik baru dari SMP/MTs atau sederajat yang berasal dari luar DIY dan lulusan sebelum tahun 2021 yang akan memilih Jalur Zonasi terlebih dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang
    diselenggarakan oleh Dinas.
  12. Pengaturan Zonasi ini dikecualikan bagi sekolah penyelenggara Kelas Khusus Olahraga (KKO) dan Sekolah Seni.
  13. Dalam hal sekolah memiliki jumlah calon peserta didik yang melebihi daya tampung berdasarkan hasil seleksi PPDB daring/online, maka akan disalurkan ke sekolah lain yang belum terpenuhi daya tampungnya dalam Zonasi Terdekat dari kelurahan/desa calon peserta didik.

B. JALUR AFIRMASI

  1. Daya tampung jalur afirmasi sebesar 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu dan kuota bagi calon peserta didik penyandang disabilitas pada sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif paling banyak 2 (dua) peserta didik per rombongan belajar.
  2. Calon peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam Zonasi Sekolah yang bersangkutan.
  3. Dalam hal sekolah memiliki jumlah calon peserta didik jalur afirmasi yang melebihi daya tampung berdasarkan hasil seleksi PPDB daring/online, maka akan disalurkan ke jalur afirmasi di sekolah lain yang belum terpenuhi daya tampungnya pada zona terdekat dari kelurahan/desa calon peserta didik.
  4. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
  5. Peserta didik yang mengambil jalur afirmasi hanya dapat memilih sekolah di zona 1 (satu) di SMAN atau SMKN yang dituju.
  6. Orang Tua/Wali peserta didik wajib membuat surat keterangan yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu.
  7. Apabila peserta didik terbukti menggunakan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu palsu dan/atau dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perolehannya, akan dikenakan sanksi
    dikeluarkan dari sekolah.
  8. Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota digunakan untuk mendapatkan rekomendasi dari Balai Pendidikan Menengah Kabupaten/Kota.
  9. Dalam hal jumlah calon perserta didik dari jalur afirmasi melebihi daya tampung, seleksi dilakukan dengan skala prioritas sebagai berikut:
    a. Nilai Gabungan;
    b. pilihan Sekolah; dan
    c. calon peserta didik yang mendaftarkan lebih awal.
  10. Khusus bagi calon peserta didik baru dari SMP/MTs atau sederajat lulusan luar DIY dan dalam DIY sebelum tahun 2021 yang akan memilih Jalur Afirmasi terlebih dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang
    diselenggarakan oleh Dinas.
  11. Apabila kuota jalur afirmasi tidak terpenuhi setelah penyaluran calon peserta didik jalur afirmasi dari zona terdekat maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur prestasi.
  12. Proses pengurusan rekomendasi dan entri bukti dari keluarga tidak mampu diatur sebagai berikut:
    a. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman verifikasi-ppdb.jogjaprov.go.id
    b. Calon siswa memfoto/scan dokumen dalam bentuk file PDF dan kemudian diunggah/diupload dalam sistem Verifikasi Dokumen Jalur Afirmasi.
    Calon siswa memilih pranala proses pengurusan rekomendasi sesuai dengan domisili masing-masing. Dokumen yang diunggah adalah:
    1) Ijazah/Surat Keterangan Lulus; dan
    2) Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
    c. Admin Panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
    d. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Jalur Afirmasi untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2021, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021.

C. JALUR PERPINDAHAN TUGAS ORANG TUA/WALI

  1. Daya tampung Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali sebesar 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah.
  2. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali sebagaimana dimaksud pada angka 1 meliputi:
    a. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dari luar DIY ke dalam DIY; dan
    b. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali antar kabupaten/kota dalam DIY yang diikuti perpindahan domisili orang tua/wali, dibuktikan dengan perpindahan Kartu Keluarga (KK).
  3. Perpindahan tugas sebagaimana dimaksud pada angka 2 dibuktikan dengan surat/keputusan perpindahan tugas dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan.
  4. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali paling lama 4 (empat) tahun terakhir sebelum pelaksanaan PPDB.
  5. Peserta didik yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua/wali hanya dapat dilakukan apabila Kartu Keluarga (KK) orang tua/wali tersebut adalah Kartu Keluarga (KK) dari luar DIY.
  6. Calon peserta didik yang memilih Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali tidak dapat menggunakan pilihan sekolah pada jalur lainnya.
  7. Peserta didik yang terbukti menggunakan surat/keputusan perpindahan tugas orang tua/wali palsu sebagaimana dimaksud pada angka 3 akan dikenai sanksi pengeluaran dari sekolah.
  8. Dikecualikan sebagaimana dimaksud pada angka 6 (enam), calon peserta didik dari anak guru yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua dapat menggunakan jalur zonasi.
  9. Guru adalah guru yang bertugas di SMAN dan SMKN yang dibuktikan dengan surat/keputusan penugasan dari Gubernur.
  10. Anak guru yang mendaftar menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua, pendaftaran dengan menggunggah/mengupload Surat/Keputusan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan guru tersebut bertugas di sekolah yang bersangkutan.
  11. Pendaftaran bagi anak guru yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua dapat dilakukan bersama-sama pendaftaran melalui jalur zonasi.
  12. Apabila anak guru mendaftar menggunakan jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orang tua, maka sistem seleksi akan memprioritaskan jalur perpindahan tugas orang tua sebagai prioritas utama, disusul jalur
    zonasi.
  13. Dalam hal jumlah calon perserta didik dari jalur perpindahan tugas Orang Tua/Wali melebihi daya tampung, seleksi dilakukan dengan skala prioritas sebagai berikut:
    a. Nilai Gabungan;
    b. pilihan Sekolah; dan
    c. calon peserta didik yang mendaftarkan lebih awal.
  14. Khusus bagi calon peserta didik baru lulusan SMP/MTs atau sederajat yang berasal dari dalam DIY sebelum tahun 2021 dan lulusan luar DIY yang akan memilih Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali terlebih
    dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas.
  15. Apabila jalur perpindahan tugas orang tua/wali tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur prestasi.
  16. Proses pengurusan rekomendasi perpindahan tugas orang tua/wali diatur sebagai berikut:
    a. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman verifikasippdb.jogjaprov.go.id
    b. Calon siswa memfoto/scan dokumen dalam bentuk file PDF dan kemudian diunggah/diupload dalam sistem Verifikasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali.
    Dokumen yang diunggah adalah:
    1) Ijazah/Surat Keterangan Lulus;
    2) Kartu Keluarga; dan
    3) Surat/keputusan perpindahan tugas dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan;
    4) Surat/Keputusan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan guru tersebut bertugas di sekolah yang bersangkutan (khusus bagi anak guru).
    c. Admin Panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
    d. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2021, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021.

D. JALUR PRESTASI

  1. Daya tampung Jalur Prestasi sebesar 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah.
  2. Calon peserta didik SMAN yang masuk melalui Jalur Prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar Zona 1 (satu).
  3. Calon peserta didik SMKN yang masuk melalui Jalur Prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di Zona 1 (satu) dan Zona 2 (dua).
  4. Calon peserta didik yang memilih jalur prestasi tidak dapat menggunakan pilihan sekolah pada jalur lainnya.
  5. Prasyarat calon peserta didik pada Jalur Prestasi memiliki nilai gabungan paling sedikit 320 (tiga ratus dua puluh).
  6. Calon peserta didik yang memiliki Prestasi Non Akademik mendapat penambahan nilai yang diperhitungkan dalam PPDB Jalur Prestasi.
  7. Dalam hal jumlah calon perserta didik dari jalur prestasi melebihi daya tampung, seleksi dilakukan dengan skala prioritas sebagai berikut:
    a. Nilai Gabungan;
    b. pilihan Sekolah; dan
    c. calon peserta didik yang mendaftarkan lebih awal.
  8. Khusus bagi calon peserta didik baru lulusan SMP/MTs atau sederajat yang berasal dari dalam DIY sebelum tahun 2021 dan lulusan luar DIY yang akan memilih jalur prestasi terlebih dahulu mengikuti Asesmen
    Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas.
  9. Apabila kuota jalur prestasi tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur zonasi.

PENAMBAHAN NILAI PRESTASI NON AKADEMIK

  1. Calon peserta didik yang memiliki Prestasi Non Akademik mendapat penambahan nilai yang diperhitungkan dalam seleksi PPDB daring/online pada Jalur Prestasi setelah mendapatkan surat keterangan penambahan
    nilai dari Panitia DIY dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Calon peserta didik baru yang berasal dari sekolah/madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki prestasi di bidang olahraga/seni/sains/penelitian/kreativitas dan minat mata pelajaran perorangan maupun beregu, dapat diberikan penghargaan dalam bentuk penambahan nilai pada jumlah nilai gabungan yang diperhitungkan dalam penentuan peringkat PPDB daring/online jalur prestasi.
    Penghargaan terhadap prestasi olahraga/seni/sains/penelitian/kreativitas dan minat mata pelajaran perorangan maupun beregu yang diselenggarakan secara berjenjang dan dikoordinasikan oleh Dinas dengan melibatkan Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kanwil dan Induk Organisasi Olahraga.
    b. Prestasi non akademik pada minat mata pelajaran bersifat kompetitif yang diselenggarakan Instansi/Lembaga Pemerintah Pusat sesuai bidangnya:
  2. Pemberlakuan Penambahan Nilai Prestasi Non Akademik
    a. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat dari dalam DIY berlaku untuk prestasi minimal Juara III Tingkat Kabupaten/Kota.
    b. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat dari luar DIY berlaku untuk prestasi minimal Juara III Tingkat Nasional.
    c. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh Dinas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanpa ada jenjang dibawahnya
    maka penghargaan diturunkan satu tingkat.
    d. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat mengikuti lomba yang tidak diselenggarakan dan tidak dikoordinasikan oleh Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Pemuda dan Olahraga
    Kabupaten/Kota, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kanwil dan Induk Organisasi Olahraga pada tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional, dan Internasional diberikan
    penghargaan tambahan nilai 1 (satu).
    e. Bukti atas prestasi non akademik diterbitkan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 3 (tiga) tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.
  3. Proses penambahan nilai Prestasi Non Akademik
    a. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman verifikasi-ppdb.jogjaprov.go.id;
    b. Calon pendaftar memfoto/scan dokumen sertifikat asli dalam bentuk file PDF dari hasil kejuaraan/lomba yang selanjutnya diunggah/diupload dalam sistem verifikasi dokumen prestasi PPDB;
    c. Admin panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
    d. Calon peserta didik mencetak hasil verifikasi pengajuan penambahan nilai melalui prestasi non akademik berdasarkan hasil verifikasi dokumen yang diunggah;
    e. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Penambahan Nilai Prestasi non Akademik untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang.
    Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2021, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021;

DAYA TAMPUNG : SMAN 1 SEYEGAN

JURUSANROMBELSISWA
IPA4144
IPS4144

PELAKSANAAN PENDAFTARAN ONLINE

1. Pilihan Sekolah Reguler

1) Calon peserta didik baru dapat melakukan pilihan maksimal 3 (tiga) pilihan peminatan (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/MIPA, Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS, dan Bahasa dan Budaya) bisa dalam 1 (satu) sekolah atau sekolah berbeda, sesuai dengan daya tampung yang tersedia di masing-masing sekolah.
2) Calon peserta didik baru dapat melakukan perubahan pilihan atau perubahan jalur sampai tanggal 29 Juni 2021 pukul 23.59 WIB.
3) Pilihan 1, 2 dan 3 dalam jalur yang sama.
4) Dikecualikan dari angka 3 (tiga) calon peserta didik dari anak guru yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orang tua.

2. Proses Pendaftaran Reguler Penduduk dalam DIY Sebelum pelaksanaan pendaftaran PPDB daring/online dimulai, calon peserta didik :

a. Melakukan pengajuan akun secara daring/online di laman ppdb.jogjaprov.go.id dan menggunggah berkas sebagai berikut:
1) Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha; dan
2) Kartu Keluarga (KK).
b. Jika sampai batas waktu dimulainya pengambilan token, persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf a. 1) belum dimiliki calon peserta didik maka dapat digantikan dengan Surat Keterangan Lulus dari sekolah yang mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);
c. Menunggu panitia memverifikasi berkas pengajuan akun. Calon peserta didik secara rutin memantau telah aktif/tidaknya Token pada pengajuan akun masing-masing.
d. Melakukan aktivasi akun setelah diverifikasi oleh panitia sesuai poin c di atas, dan membuat password baru.
e. Melakukan pendaftaran daring/online dengan cara:
1) Membuka situs PPDB daring/online DIY dengan alamat http://ppdb.jogjaprov.go.id;
2) Melakukan “Login” menggunakan akun NISN dan password yang telah dibuat sebelumnya.
3) Melakukan pilihan peminatan untuk SMAN
4) Mengisi formulir Pendaftaran daring/online; dan
5) Melihat/memantau hasil seleksi dan pengumuman di laman PPDB Online.

3. Proses Pendaftaran Reguler Lulusan Luar DIY

Pada pelaksanaan PPDB daring/online, calon peserta didik Lulusan Luar DIY:

  1. Melakukan pendaftaran Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas secara daring pada laman aspd.jogjacbt.web.id
  2. Mengikuti Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas secara luring di lokasi yang ditentukan oleh Dinas.
  3. Melakukan input data secara daring/online di laman verifikasi-ppdb.jogjaprov.go.id dengan mengunggah:
    1) Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha;
    2) Kartu Keluarga (KK);
    3) Rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) SMP/MTS/Paket B/Wustha; dan
  4. Melakukan proses pendaftaran dengan mengisi formulir secara daring/online di laman ppdb.jogjaprov.go.id dan mengunggah berkas sebagai berikut:
    1) Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha;
    2) Kartu Keluarga (KK);
    3) Jika sampai batas waktu dimulainya pengambilan token, persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf b. 1) belum dimiliki calon peserta didik maka dapat digantikan dengan Surat Keterangan Lulus dari sekolah yang mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);
    4) Surat Rekomendasi Jalur Afirmasi (khusus penduduk DIY lulusan luar DIY) dan/atau Surat Rekomendasi Penambahan Prestasi Non Akademik (khusus bagi yang memiliki) dan/atau Surat Rekomendasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali (khusus bagi yang akan menggunakan jalur perpindahan orangtua/wali).
  5. Menunggu panitia memverifikasi berkas pengajuan akun. Calon peserta didik secara rutin memantau telah aktif/tidaknya Token pada pengajuan akun masing-masing.
    d Melakukan aktivasi akun setelah diverifikasi oleh panitia sesuai poin c di atas, dan membuat password baru.
  6. Melakukan pendaftaran daring/online dengan cara:
    (1) Membuka situs PPDB daring/online DIY dengan alamat http://ppdb.jogjaprov.go.id;
    (2) Melakukan “Login” menggunakan akun NISN dan password yang telah dibuat sebelumnya;
    (3) Melakukan pilihan Peminatan untuk SMAN
    (4) Mencetak “Tanda Bukti Pendaftaran Daring/Online” yang memuat nomor pendaftaran.
    (5) Melihat/memantau hasil seleksi dan pengumuman di laman PPDB Online.

ALUR PELAKSANAAN PPDB REGULER 2021/2022 :

Lihat Alur PPDB 2021/2022

Berikut link PROSES PPDB 2021/2022 :

PROSESLINK
Buat Akun
Cek Ajuan Akun
Proses
Sekilas ZonasiZonasi
Sekilas AfirmasiAfirmasi
Sekilas Pindah TugasPindah Tugas
Sekilas PrestasiPrestasi
Alur PPDBAlur
Proses SeleksiLihat
Progres StatistikLihat
Arsip Tahun LaluLihat
Tanya JawabPesan