SLEMAN — SMA Negeri 1 Seyegan kembali mengukir prestasi gemilang, kali ini dari ranah apresiasi seni dan budaya. Sekolah yang terletak di wilayah barat Kabupaten Sleman ini secara resmi menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman sebagai Sekolah Pengirim Peserta Terbanyak Tingkat SMA/SMK/MA/Sederajat dalam ajang bergengsi Kompetisi Bahasa & Sastra Kabupaten Sleman 2026.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman sebagai bentuk apresiasi tinggi atas kontribusi aktif, antusiasme, serta komitmen SMA Seyegan dalam membina generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan bahasa serta sastra—khususnya bahasa dan sastra Jawa maupun Indonesia.

Antusiasme Tinggi Generasi Muda Seyegan

Kompetisi Bahasa & Sastra Kabupaten Sleman 2026 merupakan wadah tahunan yang menyaring talenta-talenta muda di bidang sastra, mulai dari alih aksara Jawa, sesorah (pidato bahasa Jawa), macapat, baca puisi, hingga cipta cerpen.

Dalam ajang tahun ini, SMA Seyegan berhasil memboyong puluhan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai cabang lomba. Jumlah pendaftar dari sekolah ini menjadi yang tertinggi dibandingkan satuan pendidikan tingkat menengah atas lainnya di seluruh wilayah Sleman.

Buah Kerja Sama dan Pembinaan Berkelanjutan

Keberhasilan meraih predikat sebagai pengirim kontingen terbesar tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah, para guru pendamping, serta komite sekolah. Ekosistem literasi dan kebudayaan di SMA Seyegan memang telah dibangun secara konsisten melalui:

  • Ekstrakurikuler Bahasa & Sastra: Wadah rutin latihan baca puisi, sesorah, dan penulisan kreatif.

  • Literasi Sekolah: Program mingguan yang mendorong siswa membaca dan mengapresiasi karya sastra.

  • Pendampingan Intensif: Bimbingan khusus oleh para guru bahasa menjelang pelaksanaan kompetisi.

Menginspirasi Sekolah Lain di Kabupaten Sleman

Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman berharap penghargaan ini dapat memicu semangat sekolah-sekolah lain di Sleman untuk semakin aktif mengikutsertakan anak didiknya pada agenda-agenda kebudayaan mendatang.

Melalui semangat yang ditunjukkan oleh SMA Seyegan, generasi muda terbukti mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas lokal sekaligus mengasah kemampuan literasi yang kritis dan kreatif