Geliat pelestarian budaya Jawa di kalangan generasi muda terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan oleh para siswa SMAN 1 Seyegan yang sukses memborong sejumlah penghargaan dalam ajang bergengsi Kompetisi Bahasa & Sastra yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman tahun 2026.

Dalam kompetisi ketat yang diikuti oleh talenta-talenta muda berbakat se-Kabupaten Sleman ini, kontingen SMAN 1 Seyegan berhasil membawa pulang tiga trofi dari berbagai cabang perlombaan yang berbeda.

Prestasi gemilang tersebut masing-masing dipersembahkan oleh perwakilan sekolah di bidang sastra dan seni tradisional Jawa, yaitu:

  • Juara 2 Macapat

  • Juara 3 Pranatacara

  • Juara Harapan 2 Baca Geguritan

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari komitmen SMAN 1 Seyegan dalam mendukung serta memfasilitasi minat dan bakat siswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam upaya nguri-uri (melestarikan) kebudayaan luhur Jawa.

Kepala SMAN 1 Seyegan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah berjuang, serta kepada tim guru pembimbing yang telah mencurahkan tenaga dan waktu selama proses latihan.

“Prestasi ini sungguh luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga sekolah. Di tengah gempuran modernisasi, anak-anak kita membuktikan bahwa mereka tidak kehilangan jati diri. Mereka mampu memahami, meresapi, dan menorehkan prestasi melalui seni Pranatacara, Macapat, dan Geguritan,” ujarnya.

Kompetisi Bahasa & Sastra Disbud Sleman sendiri merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit muda sekaligus menjaga kelestarian bahasa, sastra, dan aksara Jawa di wilayah Sleman. Melalui pencapaian di tahun 2026 ini, SMAN 1 Seyegan berharap dapat terus menginspirasi seluruh siswa untuk tetap mencintai kebudayaan daerah dan tidak ragu untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Selamat kepada para juara, teruslah berkarya dan lestarikan budaya bangsa!