SEYEGAN, 23 Juli 2026 – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada hari ini, Kamis (23/7), menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika SMAN 1 Seyegan untuk merefleksikan kembali peran sekolah dalam membentuk tumbuh kembang peserta didik. Sebagai wadah pendidikan menengah, SMAN 1 Seyegan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga siap menjadi lingkungan yang aman, mendukung, dan inklusif bagi anak-anak untuk berkembang.

Peringatan HAN tahun ini membawa pesan kuat tentang pentingnya perlindungan hak anak, pemenuhan gizi dan kesehatan, serta pembentukan karakter di era digital yang dinamis. Di jenjang SMA, anak-anak berada dalam masa transisi kritis menuju kedewasaan. Oleh karena itu, dukungan lingkungan sekolah yang kondusif menjadi kunci utama agar mereka siap menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan cerdas.

Peran Sekolah dalam Mendukung Hak Anak

Sebagai salah satu instansi pendidikan di bawah naungan Pemerintah Daerah D.I. Yogyakarta, SMAN 1 Seyegan terus mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya lokal dan prinsip pelayanan publik yang prima.

Kepala SMAN 1 Seyegan menegaskan bahwa seluruh tenaga pendidik dan kependidikan berfokus pada pemenuhan tiga pilar utama bagi siswa:

  1. Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman

    Menciptakan ekosistem sekolah yang bebas dari tindakan bullying, diskriminasi, serta memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan minat mereka.

  2. Penguatan Karakter Berbasis Nilai Luhur

    Melalui pembiasaan sikap saling menghargai, gotong royong, dan penerapan nilai-nilai moral, siswa dididik untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan empati.

  3. Pemanfaatan Teknologi yang Bijak dan Inovatif

    Di tengah pesatnya modernisasi dan digitalisasi, sekolah memfasilitasi penggunaan teknologi secara aman dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran.

Pesan untuk Siswa-Siswi SMAN 1 Seyegan

Di Hari Anak Nasional ini, SMAN 1 Seyegan mengajak seluruh siswa untuk terus berani bermimpi, berkreasi, dan menjaga kesehatan fisik maupun mental. Masa remaja adalah waktu yang tepat untuk mengasah keterampilan, membangun relasi positif dengan sesama, dan memupuk rasa percaya diri.