Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) tahun 2026 di SMAN 1 Seyegan sukses digelar tanpa kendala berarti. Berdasarkan infografis resmi pada gambar jdwl.jpeg yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional, kompetisi bergengsi antar-pelajar ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2026, bertempat di laboratorium komputer sekolah.

Sebelum pelaksanaan ujian, sekolah juga telah sukses mengikuti tahapan sinkronisasi sistem yang dijadwalkan pada tanggal 15 s.d. 17 Juni 2026 demi memastikan kesiapan perangkat online pengerjaan soal.

Fasilitas Laboratorium Komputer Jadi Kunci Kelancaran

Mengingat OSN-K dilaksanakan secara daring (online), kesiapan infrastruktur digital menjadi fokus utama pihak sekolah. SMAN 1 Seyegan telah menyiapkan laboratorium komputer dengan spesifikasi mumpuni dan koneksi internet yang stabil untuk memastikan para peserta dapat mengerjakan soal dengan nyaman dan fokus.

Pihak sekolah menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini karena hambatan teknis yang mengkhawatirkan seperti gangguan jaringan atau kendala sistem berhasil diantisipasi dengan baik oleh tim teknisi dan proktor.

Rincian Pelaksanaan dan Pembagian Waktu Mata Pelajaran

Mengacu pada jadwal resmi yang tertera di gambar jdwl.jpeg, pelaksanaan kompetisi ini dibagi menjadi dua sesi hari dengan rincian mata pelajaran dan alokasi waktu (WIB) sebagai berikut:

Hari Pertama: Kamis, 18 Juni 2026

  • Matematika: Pukul 08.00 s.d. 10.30 WIB

  • Informatika: Pukul 08.00 s.d. 10.30 WIB

  • Geografi: Pukul 08.00 s.d. 10.00 WIB

  • Biologi: Pukul 08.00 s.d. 11.00 WIB

Hari Kedua: Jumat, 19 Juni 2026

  • Ekonomi: Pukul 07.30 s.d. 08.30 WIB

  • Astronomi: Pukul 07.30 s.d. 09.10 WIB

  • Kimia: Pukul 07.30 s.d. 09.10 WIB

  • Kebumian: Pukul 07.30 s.d. 09.30 WIB

  • Fisika: Pukul 07.30 s.d. 09.30 WIB

Para siswa perwakilan SMAN 1 Seyegan terlihat tertib mematuhi zona waktu pengerjaan dan fokus dalam menyelesaikan soal-soal berstandar nasional tersebut setelah sebelumnya mendapatkan bimbingan intensif dari para guru pendamping.